Politeknik negeri banyuwangi

SEJARAH POLIWANGI                                                                      http://www.poliwangi.ac.id/

Persiapan Pendirian POLITEKNIK Pemda Banyuwangi diawali dari keinginan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk mendirikan Perguruan Tinggi Negeri di Banyuwangi. Rencana tersebut ditindaklanjuti dengan surat tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi No. 800/392/429.102/2003 yang diketuai oleh Drs. H. Sabari, MM untuk melakukan kajian-kajian terkait dengan rencana tersebut sampai akhir tahun 2004.

Hasil kajian tersebut akhirnya ditindaklanjuti dengan penyusunan tim perintis Politeknik oleh Bupati Banyuwangi melalui Surat Keputusan No. 188/223/Kep/429.012/2006 tentang Tim perintis dan Surat Keputusan No. 188/224/Kep/429.012/2006 tentang Tim Teknis Pendirian Politeknik pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Namun demikian rencana ini akhirnya terhenti karena adanya himbauan dari Ditjen Dikti bahwa perguruan tinggi swasta tidak diperkenankan untuk membuka program baru dan tidak diperkenankan pendirian Perguruan Tinggi baru.

Surat Edaran Dikti No 2439/D/T/2001 tentang pembukaan program studi baru dan pendirian perguruan tinggi baru menjadi argumentasi sehingga akhirnya harapan dan rencana pendirian Politeknik Pemda Banyuwangi menjadi agak surut dalam melangkah. Tim perintis dan tim teknis pun kurang berjalan sesuai rencana.

Namun demikan upaya tetap terus dilakukan. Pada hari Selasa, tanggal 8 mei 2007, BAPPEDA Kabupaten Banyuwangi mengumpulkan tim perintis untuk melakukan pertemuan evaluasi pendirian politeknik Pemda Banyuwangi. Hasil pertemuan tersebut menyepakati untuk meneruskan upaya dan mencari terobosan, antara lain dengan rencana study banding ke Poltek Pemkot Kediri untuk kemudian merevisi proposal pendirian Politeknik Pemda Banyuwangi, penyempurnaan MOU, surat kesanggupan Bupati dan DPRD Banyuwangi.

Upaya selanjutnya, Tim Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melakukan konsultasi ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Jakarta pada tanggal 27 Juni 2007. Hasil dari konsultasi tersebut adalah untuk saat ini pendirian Perguruan Tinggi baru sudah tidak diperkenankan, sampai menunggu kebijakan baru dari Dirjen Dikti. Adapun yang masih diperbolehkan adalah peningkatan status atau pengembangan dari Akademi ke Politeknik, dari Politeknik ke Sekolah Tinggi dan dari Sekolah Tinggi ke Universitas.

Hasil konsultasi ini memberikan secercah harapan, walaupun pendirian Politeknik masih mengalami hambatan oleh karena aturan Dikti. Tim perintis Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus melakukan konsolidasi untuk mewujudkan berdirinya sebuah Politeknik di Kabupaten Banyuwangi. Pemda Banyuwangi melakukan koordinasi dan konsultasi ke Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Jakarta untuk mewujudkan Politeknik Banyuwangi. Hasil konsultasi memberikan arahan; 1) membantu dan memberikan pencerahan alih status AKABA Banyuwangi menjadi Politeknik Banyuwangi, 2) dalam usulannya AKABA ke Politeknik Banyuwangi perlu memperhatikan potensi wilayah melalui study kelayakan, dan 3) yang mengusulkan Politeknik harus yayasan di dukung sepenuhnya oleh pemda dan DPRD melalui Peraturan Daerah (Perda).

Selanjutnya untuk memenuhi arahan Dirjen Dikti terhadap Badan Hukum Pendidikan akhirnya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mereformasi Yayasan Pendidikan Rempeg Jagapati menjadi Yayasan Pendidikan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dengan kepengurusan yang baru. Hal ini dilakukan untuk mendukung dan mempercepat proses penyusunan proposal pendirian Politeknik dengan membuka 4 (empat) jurusan yaitu : 1) Teknik mesin otomotif, 2) Teknik elektronika komunikasi, 3) teknik elektro industri, 4) Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan.

Proses dan upaya pelaksanaan terus berjalan. Harapan dan niat tersebut semakin kuat, atas karunia dan petunjuk Tuhan yang Maha kuasa. Pada tanggal 12 September 2007 akhirnya Dirjen Dikti memberikan kesempatan kepada Pemerintah Daerah untuk menyelenggarakan Politeknik Baru tahun 2008 melalui surat No. 2303/D2.2/2007. Pemda Banyuwangi kemudian mengirim 3 (tiga) orang peserta pada workshop penyusunan proposal pendirian Politeknik baru Batch II Tahun 2008 di Hotel Jayakarta Bandung pada tanggal 24 -25 September 2007. Hasil workshop tersebut kemudian dipresentasikan didepan pimpinan daerah (Bupati Banyuwangi, Sekretaris Daerah, dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait). Selanjutnya Bupati memberikan instruksi untuk segera menindaklanjuti kesempatan emas ini. Tim task force disusun dan segera bekerja untuk menyusun proposal pendirian Politeknik daerah.

Hasil pembahasan tim task force merekomendasikan proposal pendirian Politeknik dengan 3 (tiga) jurusan awal mula yang diusulkan ke Bupati Banyuwangi, 1) Jurusan Teknik Mesin, 2) Jurusan Teknik Informatika, 3) Jurusan Analis Kesehatan. Akan tetapi setelah melalui pembahasan yang panjang bersama Bupati Banyuwangi disepakati bahwa Program Politeknik daerah ini benar-benar setelah lulus dapat bekerja secara mandiri, karena melihat jurusan analis masih bergantung dengan dunia usaha maka jurusan analis kesehatan sementara ditunda dulu. Akhirnya disepakati jurusan yang diajukan ke Ditjen Dikti Depdiknas: 1) Jurusan Teknik Mesin, 2) Jurusan Teknik Informatika, 3) Jurusan Teknik Sipil.

VISI MISI

VISI
Visi Politeknik Negeri Banyuwangi adalah :
Menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi Profesional yang berkualitas dan mandiri yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu bersaing dalam menghadapi tantangan era global.
MISI

Misi Politeknik Negeri Banyuwangi adalah :

  1. Menyelenggarakan pendidikan yang bermutu untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan profesional.
  2. Melaksanakan penelitian terapan dalam rangka meningkatkan kualitas civitas akademika sesuai dengan permasalahan industri dan masyarakat.
  3. Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan mutu kehidupan masyarakat

DAFTAR UKM POLIWANGI

  1. 1.        Badan Eksekutif Mahasiswa

    2.        Unit Kegiatan Resimen Mahasiswa

    3.        Unit Kegiatan Mahasiswa Penggiat Alam

    4.        Unit Kegiatan Mahasiswa Seni

    5.        Unit Kegiatan Mahasiswa Olahraga

    6.        Unit Kegiatan Mahasiswa Imam       Poliwangi

    7.        Unit Kegiatan Mahasiswa Pramuka

    8.        Unit Kegiatan Mahasiswa Krop Sukarelawan Remaja ( KSR )

    9.        Unit Kegiatan Mahasiswa Profesi

    10.    Unit Kegiatan Mahasiswa Jurnalis dan Pers

    11.    Unit Kegiatan Mahasiswa E-Compass

Pariwisata

Banyuwangi memiliki segudang Tempat Wisata yang keren dan indah. kabupaten yang berada di ujung timur pulau jawa ini memiliki luas yang besar sehingga banyuwangi memiliki banyak tempat yang patut anda kunjungi jika berwisata ke kabupaten dengan sebutan kota gandrung ini. karena luasnya ini anda memerlukan waktu yang banyak untuk bisa menelusuri setiap sudut kota ini. letak tempat wisata satu ke tempat wisata lainnya berjarak puluhan kilo sehingga bisa menguras energi anda. berikut ini informasi Tempat wisata di Banyuwangi

1.AIR TERJUN KEDUNG ANGIN

Instagram media deviindhanazulfa - Yuhhhuuu  my trip my adventure :* 

Banyuwangi menyimpan berbagai pesona wisata alam yang begitu indah baik itu pegunungan wisata religi dan sebagainya, salah satu tempat wisata yang bisa Anda kunjungi ialah Air Terjun Kedung Angin yang terletak di kaki Gunung Ijen dan merupakan tempat wisata yang masih perawan alias jarang sekali dikunjungi oleh wisatawan.

Banyuwangi sendiri merupakan sebuah kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Jawa yang dihiasi oleh jejeran pegunungan. Tak heran, jika Banyuwangi memiliki Air terjun yang terletak di Dusun Pekel, Desa Pekel, Kec. Licin yang dinamai oleh masyarakat sekitar dengan sebutan Air Terjun Kedung Angin.

Air terjun di Banyuwangi ini terletak sekitar 20 Km dari pusat kota Banyuwangi. Aksesnya juga cukup mudah, bisa menggunakan roda dua atau roda empat. Sebelum Anda memasuki area air terjun, Anda akan di seguhi oleh pemandangan sawah yang indah dan juga hutan Cemara Gunung. Selain itu, Anda harus berjalan kaki dengan jarak 1 km untuk bisa ke lokasi air terjun. Jelanan yang akan Anda lalu menurun sehingga harus lebih berhati-hati.

Masih banyak yang belum mengetahui Air Terjun Kedung Angin, selain itu fasilitas pendukung untuk wisatawan masih belum ada. Oleh karena itu, Air terjun ini menjadi objek wisata yang masih alami, walau pun begitu ada beberapa wisatawan mancanegara yang yang datang menginap di Villa dan menikmati pemandangan alam sekitar.

Pemandangan yang indah yang cocok untuk berfoto-foto dan melakukan selfi di sekitar air terjun, apalagi di air terjun yang terlihat biru.

Air terjun dengan babatuan setinggi 10 meter tersebut akan membuat liburan mu terasa berbeda. Nah, tidak ada salahnya jika Anda berada di sekitar banyuwangi bisa berwisata di tempat ini . Air terjun yang terletak disekitar pegunungan akan membuat suasan lebih dingin dan segar.

2.PANTAI CEMARA

Pantai Cemara adalah pantai yang terletak di dusun Rowo desa Pakis Kecamatan banyuwangi. Pentai ini menjadi tempat nelayan tradisional dari daerah sekitar. Banyaknya nelayan tradisional mengundang banyak pedagang ikan berdatangan untuk membeli ikan langsung dari nelayan dan kemudian di jual ke pasar-pasar. Aktifitas nelayan tradisional dan jual beli ikan membuat pantai yang memiliki penangkaran penyu ini tak pernah sepi dari pengunjung.

 

Pantai yang dulunya dikenal dengan pantai Rejo ini memiliki daya tarik pada jajaran pohon Cemara yang ada disekitar pantai. pohon-pohon cemara yang sengaja di budidayakan ini menyerupai hutan cemara yang tertata dengan rapi. Dengan adanya hutan cemara maka pantai ini lebih dikenal dengan sebutan Pantai Cemara. hutan cemara kecil ini sangat cocok bagi para pecinta photografi yang ingin melakukan pemotretan. selain indah tempat ini juga sangat romantis bagi pasangan yang ingin mengadakan sesi pemotretan untuk kegiatan pernikahan mereka atau yang biasa disebut praweding.

 

Tak hanya pesona keindahan pantainya yang dipamerkan, bahkan sepanjang perjalanan menuju ke lokasi pantai cemara terpampang pemandangan alam yang begitu indah dan masih asli. Sepanjang perjalanan yang jarak tempuhnya sekitar 30 menit dari kota Banyuwangi ini di kanan kiri terhampat berhektar-hektar sawah dengan kegiatan para petani saat siang hari. ditambah dengan keelokan sungai yang banyak terdapat di daerah ini. suasana pedesaan yang amat kental akan memberikan sensasi melegakan tersendiri bagi para pengunjung.

 

Pantai yang telah memiliki tempat  penangkaran sederhana untuk penyu ini memiliki pasir lembut yang berwarna agak kehitaman. Namun amat sangat disayangkan pantai yang indah ini banyak tercemari oleh kotoran. banyaknya kegiatan masyarakat mengakibatkan tumpukan sampah plastik yang begitu banyak. Peran serta pemerintah dan kesadaran masyarakat harus ditingkatkan supaya pantai yang indah ini semakin mempesona.

3.WEDI IRENG

Dalam bahasa Jawa, “wedi” berarti pasir dan “ireng” berarti hitam. Pantai Wedi Ireng merupakan salah satu Pantai cantik yang ada di Desa Pancer Kecamatan Pesanggaran. Jaraknya hanya sekitar tiga kilometer dari Pulau Merah atau sekitar 65 kilometer sebelah selatan pusat kota Banyuwangi.

Pantai ini masih sangat asri dan alami dengan air laut yang berwarna biru dan cukup jernih. Bibir Pantainya dikelilingi pepohonan hijau yang memberikan suasana teduh. Pasir Pantainya tersusun dari pasir berwarna putih dan hitam yang menjadi satu. Deretan karang di tepi Pantai semakin menambah pesonanya. Di salah satu sisi Pantainya terdapat sebuah batu berukuran sangat besar yang menjadi landmark Pantai Wedi Ireng ini.

Wisatawan bisa bermain air, berenang ataupun memancing. Selain itu di Pantai ini juga mempunyai beberapa spot terbaik untuk menikmati panorama sunrise maupun sunset.

Akses menuju ke lokasi memang tidak mudah. Bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi dan dilanjutkan dengan berjalan kaki dengan waktu tempuh 3 – 4 jam dari Kota Banyuwangi. Atau dengan menggunakan kapal nelayan dari pantai mustika dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.

 

 

about me

saya DEVI INDHANA ZULFA ,saya lahir pada Banyuwangi,8-mei-1998 ,saya mahasiswa dari perguruan tinggi negeri yang ada di Banyuwangi yaitu POLIWANGI,alamat saya di dsn.kopenlaban DS.macanputih ,saya mengambil prodi MBP Manajemen bisnis pariwisata,saya berangkat ke kampus menggunakan kendaraan yaitu sepeda motor kurang lebih membutuhkan waktu 30 menit untuk menempuh waktu menuju kampus.saya mempunyai 1 kakak dan 2 adik ,ayahku kerja di kec.rogojampi.

saya merasa senang kuliah disini,selain dekat ,disini juga 60% praktikum,dan  40% teori itu dpat menambah pengalaman kita, saya juga mempunyai banyak teman disini. Saya juga bisa dekat dengan orang tua saya,karena saya tipe anak yang tidak bisa mandiri,selain itu nenek saya juga tidak mengijinkan saya kuliah jauh-jauh selain resiko ,orang tua juga tidak bisa mengawasi dengan baik.